Quiz 3 Workshop Produksi Mavib VL201B – Syaiful Bachri

Pertanyaan :

Tugas Pertemuan 3

  1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam Teknik Pengambilan Gambar
  2. Sebutkan dan jelakan macam-macam Type of shot
  3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam Pergerakan kamera ( Camera Movement )

Semua jawaban harus terangkum ke dalam iMe kelas.

Status : selesai 100%

Keterangan : sata sudah mengerjakan tugas dengan benar

Bukti :

1. – Frog Eye

Teknik shooting ini mengambil gambar dengan posisi kamera disejajarkan dengan bagian alas/bawah obyek dan posisinya lebih rendah dari dasar obyek. Hasilnya gambar yang diambil akan menjadi sangat besar. Subyek pengambil gambat menjasi serasa mengecil dan obyek gambar memiliki kesan agung, angkuh maupun kokoh.

– Low Angle

Merupakan pengambilan gambar dengan sudut arah bawah obyek yang memberikan kesan obyek membesar.

– Eye Level

Teknik ini mengambil posisi sejajar dengan obyek. Dengan teknik Eye Level maka gambar yang direkam menunjukkan tangkapan pandangan mata orang yang berdiri sejajar dengna obyek. Ketinggian dan besarnya obyek jadi sama dengan subjek dan disebut juga teknik normal shoot.

– High Angle

Teknik pengambilan gambar High Angle mengambil posisi di atas obyek. Hasilnya obyek shooting menjadi lebih kecil. Hasil gambarnya menjadi dramatis dan terkesan kerdil.

– Bird Eye

Teknik Bird Eye (mata burung) merupakan teknik shooting dengan memposisikan juru kamera di atas ketinggian dalam merekam obyek. Hasilnya gambar yang tampak akan menunjukkan lingkungan sekitar lebih luas. Benda-benda lainnya di sekitar obyek juga akan tampak dalam ukuran kecil.

– Slanted

Teknik shooting ini mengambil sudut yang tidak frontal dari depan ataupun dari samping obyek. Tapi mengambil sudut 45’ terhadap obyek. Hasilnya obyek lain akan masuk dalam rekaman kamera.

– Over Shoulder

Teknik shooting ini mengambil gambar dari arah belakang bahu obyek. Akibatnya obyek hanya nampak bagian bahu atau kepalanya saja. Biasanya teknik ini dipakai untuk menunjukkan bahwa obyek sedang melihat sesuatu ataupun sedang berbincang-bincang.

 

2. – Extreme Close Up (ECU)

Merupakan pengambilang gambar dari jarak sangat dekat, hingga pori-pori kulit pun bisa terlihat. Tujuannya agar obyek menjadi sangat-sangat jelas.

– Big Close Up (BCU)

Untuk menunjukan ekspresi dari obyek, maka digunakan teknik big close up. Sasarannya adalah dari atas kepala hingga dagu obyek.

– Close Up (CU)

Close Up dilakukan dengan mengambil gambar atas kepala obyek hingga bawah leher. Tujuannya agar wajah obyek nampak lebih jelas.

– Medium Close Up (MCU)

Teknik ini bertujuan mempertegas gambaran profil seseorang. Pengambillannya dengan menyorot dari kepala hingga dada.

– Medium Shot (MS)

Agar sosok orang semakin jelas maka teknik ini dilakukan. Sasarannya mulai kepala hingga pinggang.

– Full Shot (FS)

Teknik ini memperlihatkan seluruh tubuh obyek, dari kepala hingga kaki.

– Long Shoot (LS)

Untuk menunjukkan obyek sekaligus latar belakangnya, digunakan teknik Long Shoot.

– One Shoot (1S)

Teknik one shoot adalah teknik shooting untuk menampilkan satu obyek saja.

– Two Shoot (2S)

Lebih luas dari teknik sebelumnya, S2 iniu menampilkan adegan dua obyek yang terlibat percangkapan.

– Group Shoot (GS)

Teknik Group Shoot mengambil gambar kumpulan orang. Seperti adegan pasukan, kerumunan orang dan sebagainya.


3. – Zooming (In/Out)

Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek. Gerakan ini merupakan fasilitas yang di sediakan oleh kamera video, sehingga pengguna hanya mengoperasikannya.

– Panning (Left/Right)

Yang dimaksud dengan gerakkan planning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri. Bukan kameranya yang bergerak dari tripodnya yang bergerak sesuai arah yang di inginkan.

– Tilting (Up/Down)

Gerakan tilting yaitu gerakan ke atas dan kebawah. Masih menggunakan tripod sebagai alat bantu agar hasil gambar yang dapat memuaskan dan stabil.

– Dolly (In/Out)

Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur.hampir sama dengan gerakan  Zooming, tetapi pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.

– Follow

Pengambilan gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.

– Framing (In/Out)

Framing adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (In) atau keluar (Out) framing shot.

– Fading (In/Out)

Merupakan pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan gambar yang ada, disebut fade in. sedangkan jika gambar yang ada perlahan-lahan menghilang dan di gantikan gambar baru, disebut fade out.

– Crane Shoot

Merupakan gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan bergerak sendiri bersama cameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.

– Zooming (In/Out)

Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek. Gerakan ini merupakan fasilitas yang di sediakan oleh kamera video, sehingga pengguna hanya mengoperasikannya.

– Panning (Left/Right)

Yang dimaksud dengan gerakkan planning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri. Bukan kameranya yang bergerak dari tripodnya yang bergerak sesuai arah yang di inginkan.

– Tilting (Up/Down)

Gerakan tilting yaitu gerakan ke atas dan kebawah. Masih menggunakan tripod sebagai alat bantu agar hasil gambar yang dapat memuaskan dan stabil.

– Dolly (In/Out)

Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur.hampir sama dengan gerakan  Zooming, tetapi pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.

– Follow

Pengambilan gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.

– Framing (In/Out)

Framing adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (In) atau keluar (Out) framing shot.

– Fading (In/Out)

Merupakan pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan gambar yang ada, disebut fade in. sedangkan jika gambar yang ada perlahan-lahan menghilang dan di gantikan gambar baru, disebut fade out.

– Crane Shoot

Merupakan gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan bergerak sendiri bersama cameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.

Leave us a Comment

logged inYou must be to post a comment.